CONTACT US
September 13, 2026

Breadcrumbs: Pengertian, Manfaat, dan Cara Membuatnya di WordPress

breadcrumbs-adalah1

Ketika mengunjungi sebuah website, pernahkah Anda melihat navigasi kecil seperti Home > Blog > SEO > Breadcrumbs di bagian atas halaman? Navigasi tersebut disebut breadcrumbs. Meski tampilannya sederhana, breadcrumbs memiliki peran penting dalam membantu pengunjung memahami posisi mereka di dalam struktur website.

Apa Itu Breadcrumbs pada Website?

Breadcrumbs adalah navigasi kecil yang menunjukkan posisi atau jalur sebuah halaman dalam struktur website. Biasanya, breadcrumbs ditempatkan di bagian atas halaman, tepat di bawah menu navigasi utama.

Contohnya:

Home > Blog > SEO > Breadcrumbs

Dari contoh tersebut, pengunjung dapat mengetahui bahwa halaman yang sedang dibuka berada di bagian Breadcrumbs, yang termasuk dalam kategori SEO, dan berada di bawah halaman Blog.

Istilah breadcrumbs sendiri terinspirasi dari kisah Hansel and Gretel, ketika tokoh dalam cerita menggunakan remahan roti sebagai penanda jalan untuk menemukan jalan pulang. Konsep tersebut kemudian digunakan dalam navigasi website sebagai petunjuk bagi pengguna untuk mengetahui posisi mereka.

Breadcrumbs dapat diibaratkan seperti peta kecil di sebuah gedung. Ketika seseorang tidak mengetahui sedang berada di lantai atau ruangan mana, peta dapat membantu menunjukkan lokasinya sekaligus memberikan petunjuk menuju bagian lain.

Selain membantu pengguna, breadcrumbs juga memberikan informasi mengenai struktur website kepada mesin pencari. Hal ini membuat breadcrumbs menjadi salah satu elemen yang dapat mendukung strategi SEO website.

Baca juga : HTTP & HTTPS: Perbedaan, Manfaat HTTPS, dan Cara Menggunakannya pada Website

Manfaat Breadcrumbs

Penggunaan breadcrumbs memberikan sejumlah manfaat bagi website, khususnya dari sisi navigasi, pengalaman pengguna, dan SEO. Berikut beberapa manfaat utamanya.

Membantu Optimasi SEO

Salah satu manfaat breadcrumbs adalah membantu mesin pencari memahami struktur sebuah website. Melalui jalur navigasi yang jelas, Google dapat memperoleh konteks mengenai hubungan antara halaman utama, kategori, subkategori, hingga halaman yang sedang dibuka.

Meningkatkan Pengalaman Pengguna

Breadcrumbs membuat pengunjung lebih mudah mengetahui lokasi mereka ketika sedang menjelajahi website.

Misalnya, seorang pengunjung membaca artikel yang berada di kategori SEO > Teknik SEO > Breadcrumbs. Dengan melihat breadcrumbs, pengunjung dapat mengetahui kategori artikel tersebut dan dapat kembali ke halaman kategori sebelumnya dengan lebih mudah.

Mempermudah Navigasi Website

Breadcrumbs memberikan jalur navigasi tambahan bagi pengunjung. Jika ingin kembali ke kategori sebelumnya, pengguna tidak harus menggunakan tombol back pada browser atau kembali ke menu utama.

Pengunjung cukup mengeklik bagian tertentu pada breadcrumbs untuk berpindah ke halaman yang diinginkan.

Membantu Mengurangi Bounce Rate

Breadcrumbs dapat mendorong pengunjung untuk membuka halaman lain yang masih berkaitan dengan konten yang sedang mereka baca. Contohnya, setelah membaca artikel tentang breadcrumbs, pengunjung dapat mengeklik kategori SEO untuk melihat artikel lain dalam kategori tersebut.

Menampilkan Struktur Website dengan Lebih Jelas

Website dengan banyak kategori dan halaman membutuhkan struktur yang jelas agar mudah dipahami. Breadcrumbs dapat menjadi salah satu elemen yang menunjukkan hubungan antara halaman satu dengan halaman lainnya.

Baca juga : Sitemap: Pengertian, Manfaat, dan Cara Membuatnya di WordPress

Cara Membuat Breadcrumbs di WordPress

Berikut beberapa cara yang dapat digunakan.

Membuat Breadcrumbs dengan Yoast SEO

Yoast SEO merupakan salah satu plugin SEO WordPress yang dapat digunakan untuk membantu membuat breadcrumbs. Langkah pertama adalah memasang dan mengaktifkan plugin Yoast SEO pada website WordPress. Setelah plugin aktif, Anda dapat mengatur fitur breadcrumbs melalui pengaturan Yoast SEO.

Pada versi tertentu, pengaturan breadcrumbs dapat ditemukan melalui menu: Yoast SEO > Settings > Advanced > Breadcrumbs

Kemudian aktifkan fitur breadcrumbs dan sesuaikan pengaturan yang tersedia dengan struktur website.

Setelah itu, breadcrumbs dapat ditampilkan pada template website. Pada implementasi tertentu, hal ini membutuhkan penambahan kode pada file tema WordPress seperti `single.php`, `page.php`, atau bagian template lainnya.

Jika menggunakan kode, pastikan Anda melakukan backup terlebih dahulu dan berhati-hati ketika mengedit file tema.

Menggunakan Plugin Breadcrumbs

Selain Yoast SEO, breadcrumbs juga dapat dibuat menggunakan plugin khusus seperti Breadcrumb NavXT.

Caranya cukup sederhana.

  • Masuk ke dashboard WordPress, kemudian pilih: Plugins > Add New
  • Cari plugin breadcrumbs yang sesuai, instal, kemudian aktifkan plugin tersebut.
  • Setelah plugin aktif, lakukan konfigurasi melalui pengaturan plugin. Beberapa plugin memungkinkan Anda menyesuaikan tampilan, separator, struktur navigasi, dan posisi breadcrumbs sesuai kebutuhan website.

Manfaat breadcrumbs tidak hanya berkaitan dengan pengalaman pengguna, tetapi juga dapat mendukung optimasi SEO. Untuk mendapatkan struktur website yang rapi, profesional, dan mendukung kebutuhan bisnis digital, Digiten dapat membantu Anda dalam menghadirkan website yang dirancang dengan memperhatikan aspek navigasi, kenyamanan pengguna, serta kebutuhan optimasi website.

Off Grid Digital Agency in Bekasi.
We help you to increase your digital brand performance.
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram